Feeds:
Posts
Comments

“Happiness is as a butterfly which, when pursued, is always beyond our grasp. But which if you will sit down quietly, may alight upon you,” Nathaniel Hawthorne

Ada hasil survei terbaru yang lumayan menghebohkan baru-baru ini. Siapakah “Bangsa yang Paling Bahagia di Dunia”? Apakah bangsa yang paling makmur? Paling kaya-raya di dunia? Ternyata tidak juga. Continue Reading »

Berikut ini tanggapan Bapak ADI W GUNAWAN atas seminar “Relevansi Hypnosis, Regresi kehidupan lampau dan Buddhadhamma”
================================
sumber : http://www.adiwgunawan.com/awg.php?co=p6&mode=detil&ID=191

Sabtu lalu saya diundang bicara di Medan dalam seminar “Relevansi Hipnosis, Regresi Kehidupan Lampau, dan Buddhadhamma”.

Sungguh sangat senang bisa kembali ke kota Medan. Kali ini agak beda karena jumlah peserta mencapai 1.200an orang dan saya diundang oleh salah satu lembaga keagamaan.

Materi yang saya sampaikan, sesuai spesialisasi saya, adalah mengenai hipnosis. Panitia sengaja memilih topik ini karena masih banyak masyarakat Medan yang punya pandangan dan pemahaman negatif terhadap hipnosis.

Saat di awal seminar, saya bertanya ke peserta apa pandangan mereka tentang hipnosis, jawaban yang saya dapat antara lain hipnosis sama dengan ilmu hitam atau sesat, hipnosis digunakan untuk menipu, hipnosis adalah kuasa kegelapan, dan yang sejenisnya.

Saya menjelaskan mengenai hipnosis menurut ilmu yang saya kuasai. Hipnosis sebagai salah satu cabang dari ilmu psikologi. Sama sekali nggak ada sangkut paut dengan klenik.

Bagaimana dengan regresi kehidupan lampau?

Saya tidak dalam posisi untuk mengatakan apakah kehidupan lampau itu ada atau tidak. Yang saya tahu adalah memang ada teknik past life regression dan past life therapy. Secara klinis regresi dilakukan hanya dengan dua tujuan yaitu pertama untuk mencari tahu apa yang terjadi, dan yang kedua, siapa yang terlibat dalam kejadian yang menjadi akar masalah yang dialami klien. Ada atau tidaknya kehidupan lampau saya kembalikan pada masing-masing orang dan belief system mereka.

Dalam konteks terapi apapun yang menjadi belief system klien harus dihargai. Dan bila mereka percaya ada past life, ok. Nggak percaya juga ok. Yang penting klien bisa dibantu menyelesaikan masalah mereka dengan baik.

Jadi saya hanya menjelaskan dari sudut ilmu hipnoterapi saja. Soal yang lainnya, termasuk kehidupan lampau, dibahas oleh nara sumber kedua yaitu YM Tejapunno Thera.

Sangat senang rasanya melihat antusiasme peserta yang dengan tekun mengikuti seminar mulai awal hingga akhir. Sungguh luar biasa.

Acara seminar semakin cantik dan luar biasa karena panitia menyediakan sound system yang ciamik plus ada 2 giant screen di kiri dan kanan panggung dan LCD Projector yang sangat terang. Sungguh luar biasa.

Terima kasih kepada masyarakat Medan atas antusiasme anda semua. Dan juga terima kasih kepada panitia yang telah begitu luar biasa menyusun acara yang tak disangka dihadiri 1.200an peserta.

relevansi_resize

FORMAT KEGIATAN

Tema Kegiatan: “Relevansi Hipnosis, Regresi kehidupan lampau dan Buddhadhamma”.

Nara Sumber : Y.M. Tejapuñño Thera dan Adi W. Gunawan

Moderator : PMd. Burhan Bhattiphalo, S.E.

WAKTU DAN TEMPAT

Sabtu, 11 April 2009.

18.00 WIB s.d. 22.00 WIB.

Paramount Royal Ballroom

Jalan Putri Merak Jingga No. 2-B Medan.

PEMESANAN TIKET (TEMPAT TERBATAS)

Tiket Umum Rp 25.000,- di Cetiya Mahasampatti Medan

Tiket VIP Rp. 100.000,- call : Upi Lina lilavati 0812 6085 7558

Tiket mulai dijual tanggal 8 Feb 2009…..

INFORMASI

YM : shi_yu_wi

Mail : dscmahasampatti@gmail.com

NARASUMBER

1. Y.M. TEJAPUÑÑNO THERA

Phra Dwianto dengan nama upasampada Tejapuñño adalah murid dari Phra Raja Paññavisarat, Guru meditasi sekaligus kepala Bhikkhu pembinaan propinsi Buriram, Thailand. Bhikkhu Sangha Theravada Indonesia yang seangkatannya antara lain YM. Cattamano Thera, YM. Dhiranando Thera, YM. Sukhito Thera. Phra Dwi Tejapuñño atau yang biasa dipanggil Bhante Dwi lahir di tahun ular 28 Oktober 1977 di desa Boro, Blitar-Jatim. Beliau lahir dari pasangan suami istri, Bapak Sukarman Sutoyo dengan Ibu Meisinem. Beliau adalah anak ke-2 dari 4 bersaudara yang keseluruhannya adalah laki-laki. Ketika usia 18 tahun, beliau pernah mengikuti latihan pabbajja samanera di bawah bimbingan upajaya YM. Paññavaro Mahathera dan bimbingan meditasi dari YM. Khantidharo Mahathera.

Saat ini Beliau berdomisili di Vihara Berkah Utama, Jl. Genteng Mohammadyah No. 43, Surabaya dan membantu pembinaan YM. Viriyadharo Thera selaku kepala Bhikkhu pembinaan (Padesanayaka) di Jawa Timur.

2. ADI W. GUNAWAN ( RE-EDUCATOR and MIND NAVIGATOR )

Bapak Adi W Gunawan adalah pakar Mind Technology yang mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan dan pengembangan potensi manusia secara holistik dan transendental. Beliau telah menulis 12 buku best seller yang semuanya diterbitkan PT. Gramedia Pustaka Utama serta memberikan pelatihan di berbagai kota besar di dalam dan luar negeri, di berbagai lembaga pendidikan dan bisnis terkemuka, dan di berbagai komunitas.

Background Pendidikan dan Pelatihan yang pernah diikuti:

• SMAK Santo Yusuf, Malang

• S1 Teknik Elektro STTS, Surabaya

• Master Trainer Accelerated Learning dari The Accelerated Learning Institute & Training Center, Las Vegas Amerika

• Diploma Pendidikan Anak Dini Usia dari Modern Montessori International London

• Magister Pendidikan (S2) dari Universitas Negeri Surabaya (IKIP). Lulusan terbaik dari total 1.772 lulusan dengan menyandang IPK tertinggi (cum laude) saat diwisuda April 2006

• Certified Hypnotherapist

• Mind Technolgy: Silva Method, Neuro Linguistik Programming, EFT, Energy Psychology, Hipnosis, Hypnotherapy, Mind Mastery Meditation, Meditasi.

• Suggestology dan Suggestopedy untuk pembelajaran dan pendidikan (dari hasil penelitian Georgi Lozanov, bapak accelerated learning dunia)

• Mind Technology paling mutakhir yang ia pelajari adalah Brain Wave 1, yang dipelajari di The Alpha Learning Institute, di Lugano Swiss.

• Saat ini beliau sedang dalam proses menyelesaikan program Doktor (S3) di bidang Manajemen Pendidikan

Pelatihan yang biasa dibawakan untuk publik dan in-house :

• Seminar Becoming a Money Magnet

• Workshop Hypnotherapy 100 Jam

• Supercamp for Teenagers

• S.A.L.T. (Suggestive Accelerated Learning & Teaching)

• Born to be a Genius

Pekerjaan dan Jabatan:

1. Pakar Transformational Thinking dan sekaligus sebagai Indonesia Director of Operations dari Transformational Thinking Indonesia

2. Pakar S.A.L.T (Suggestive Accelerated Learning and Teaching) dan Konsultan Accelerated Learning untuk wilayah Asia Tenggara termasuk Cina, Korea, dan Jepang, mewakili ALI (The Accelerated Learning Institute and Training Center) Amerika

3. Konsultan HRD / Training Center berbagai perusahaan terkemuka

4. Professional Public Speaker, Trainer, Konselor, Terapis, Motivator, dan Inspirator

Website :

http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=8644.0

http://cetiyamahasampatti.wordpress.com

Beliau dilahirkan diburiram pada tahun 1945, dan beliau menjadi seorang bhikkhu ketika umur 20 tahun. Beliau diupasampada oleh Y.M Utalo Mahathera, dikenal sebagai Lungpo Dun, murid dari Acharn Man Bhuridatto Mahathera. Beliau pernah menjalani kehidupan Dutthanga didaerah timur laut Thailand selama beberapa tahun. Beliau mendapat gelar Choukun dari Raja Bhumibol Adulyaded Thailand tahun 2002 dengan nama Choukun Phraprasatsarakhun. Beliau juga pernah sebagai Dhammaduta untuk Indonesia selama 3 tahun, dari 1978-1980, berdomisili dipulau Jawa. Vihara-vihara yang menjadi tempat tinggal beliau pada masa itu seperti; Vihara Dhammadipa Arama, Malang, Vihara Tanah Putih, Semarang, Vihara Buddhametta, Jakarta, dll. Sekarang beliau sebagai kepala vihara wat Thungpho, T.Isan, A.Muang, Provinsi Buriram – Thailand, beliau juga sebagai Gubernur Sangha diProvinsi Buriram, dan sebagai sesepuh Dhammaduta secara international diThailand.

Tanggal dan kegiatan:

4th Feb 2009 : Kedatangan Y.M Avudhapanno Mahathera dan para muridnya dari Thailand

5th Feb 2009 : Mengunjungi Y.M Jinadhammo Mahathera di Vihara Borobudur.

6th Feb 2009 : Dhamma Talk di cetiya Mahasampatti.

7th Feb 2009 : Dhamma Talk di Cetiya Mahasampatti Jl.Pajang.

8th Feb 2009 : Pagi, merayakan Magha Puja Day di Cetiya Mahasampatti.

8th Feb 2009 : Malam, Dhamma Talk di Vihara Borobudur by topic “What is Love?”

9th Feb 2009 : Di di Vihara Sakyamuni Buddha, Cemara-Medan

10th – 11th Feb 2009 : Mengunjungi Vihara Saddhavana diSidikalang.

12th Feb 2009 : Di Cetiya Mahasampatti Jl.Pajang No.7/9 Medan.

13th Feb 2009 : Di Cetiya Mahasampatti Jl.Pajang No.7/9 Medan.

14th Feb 2009 : Malam, Dhamma Talk di Vihara Dharma Wijaya jl.Wahidin Medan.

15th Feb 2009 : Pagi, di Cetiya Visakha Jl.Hj.Misbah Multatuli – Medan

16th Feb 2009 : Kembali keThailand.

Salah satu kekuatan Barack Obama (47) adalah memanfaatkan internet untuk menjaring pendukung dalam kampanye-kampanyenya dan mengumpulkan dana secara “online”. Barack Obama memiliki situs-situs jejaring sosial yang populer tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga di banyak negara di dunia, mulai dari Facebook, My Space, Linkedin, You Tube, Friendster, hingga Twitter.

Obama, Senator Illinois ini, mampu mengalahkan Hillary Clinton, Senator New York, saat konvensi Partai Demokrat. Kini dia menang atas John McCain dari Partai Republik dalam pemilihan 4 November. Saat pertarungannya dengan Hillary, Obama mengantongi dana 38 juta dollar AS selama kampanye dan hanya berutang 2 juta dollar AS. Adapun Hillary hanya memperoleh 6 juta dollar AS dan utangnya untuk kampanye membengkak 21 juta dollar AS.

Mengapa? Padahal, Hillary memiliki nama besar dan popularitas. Obama memanfaatkan internet. Obama memperoleh sumbangan dana kampanye lewat online hanya 5 dollar AS per orang, tetapi disumbang oleh jutaan orang.

Hillary masih menggunakan pola lama berkampanye, termasuk mencari dana. Hillary melupakan faktor kunci dalam dunia baru politik di AS, yaitu jejaring sosial. Ibaratnya, Hillary masih menggunakan AOL, Obama sudah memanfaatkan jejaring sosial Facebook. Hillary masih PC, Obama sudah sebuah Mac. Continue Reading »

Yuanyuan
Hawa udara di Changchun, Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu lagi…….

Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur.

Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit./p>

Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang diperparah dengan menghilangnya sang ayah.

Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan.

Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya.

Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab mengurus sang ibu.

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga.

Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia, karena dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu. “Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku.……”.


Banyak yang sudah tidak sabar menunggu keluarnya Windows 7 (W7), penerus Windows Vista. Tidak seperti biasanya, Microsoft banyak merahasiakan fitur-fitur baru W7, tetapi semiua kerahasiaan ini telah berakhir, Microsoft memberikan banyak pengembang bocoran-bocoran tentang W7 di PDC. Tehcnologizer yang berkesempatan mencoba W7 mengatakan bahwa kelihatannya OS ini… benar-benar cukup prospektif!

Pertama, Anda harus tahu bahwa W7 tidak akan memiliki perubahan drastis dari segi arsitektur perangkat lunak seperti Vista dari XP — Microsoft sendiri sudah berjanji bahwa pengguna yang meakukan upgrade dari Vista tidak akan menemui masalah kompatibilitas. Karena W7 tidak banyak berubah di belakang layar, Microsoft dapat memfokuskan pengembangan pada pengalaman pemakaian OS itu sendiri dan bukan pada berbagai aspek teknis lain seperti keamanan dan stabilitas. Continue Reading »

BELENGGU KEHIDUPAN : MEMANDANG AKU DENGAN BIJAK; MENIADAKAN KERAGUAN DI HATI

 

Saat jam istirahat, seorang rekan kerja menghampiriku dan mencari tahu apa yang sedang aku lakukan. Sekilas melihat judul di atas, diapun tersipu-sipu dan berkata, “Yulia, kamu sedang menulis artikel romance kah?” Hahaha…. Dia mungkin tak paham kalau saya sedang menulis artikel Dhamma… Nah, ini adalah pemisalan sederhana dari suatu pernyataan yang kadang-kala ditafsir secara berbeda. Begitu pula, dewasa ini telah muncul beraneka ragam tafsiran terhadap ajaran Buddha. Ketika Beliau mengajarkan tentang kekosongan dan tak ada hal apapun yang pantas dilekati dari sesuatu yang kosong/tak berisi,  kita bimbang akan makna sesungguhnya sehingga beralih ke hal-hal lain yang lebih menjanjikan.

Apa saja yang diajarkan Buddha? Pokok mana yang menjadi ciri khas ajaran Buddha? Ketika seseorang bertanya, beberapa dari kita dapat dengan senang hati memberikan suatu jawaban, karena kita dapat berkata kalau kita bukan lagi umat Buddhis KTP, lebih tepatnya, sudah di Visuddhi, lengkap dengan nama Buddhisnya pula. Haha… Sehingga jawaban kita sudah pasti ok. Ajaran Buddha sangat khusus, kita tidak hanya diajarkan tentang pedoman hidup yang mendasar seperti berbuat kebaikan dan menjauhi kejahatan, tetapi lebih dari itu. Jadi apa yang menjadi saran anda apabila pertanyaan diatas ditujukan pada diri anda? Saya kira masing-masing dari anda mempunyai berbagai saran yang bagus. Secara individual, saya menyarankan dua patah kata sebagai pokok yang harus kita perhatikan yakni “Tanpa Kemelekatan”. Kemelekatan pada apa? Kemelekatan pada “Aku(I am)”.

          Dalam artikel Upasaka & Upasika Ariya, saya banyak mengulas kutipan-kutipan dari Sutta sehingga bahasan tentang “diri” merupakan topik yang sangat berat. Dalam sharing kali ini, saya akan menyertakan beberapa contoh kejadian sehingga hal-hal yang berkaitan dengan “Aku” dapat dipahami dengan lebih baik. Buku-buku (kumpulan kotbah Buddha) menyediakan pengetahuan yang kita butuhkan dan merupakan kewajiban setiap praktisi Buddhis yang baik untuk memahami apa yang pernah disampaikan oleh Tathagata untuk kebaikan dirinya sendiri maupun orang banyak. Tetapi jangan berhenti sampai di sana. Bila demikian, kita dapat menjadi seorang ahli teori, ahli debat, ahli filsafat, atau psikolog ajaran Buddha saja.

Kembali pada pembahasan tentang “Kemelekatan”. Bagaimana kemelekatan (clinging) dapat menimbulkan dukkha? Karena kita menginginkan sesuatu (craving)… yang timbul oleh suatu perasaan tertentu… akibat kontak (contact) indera dengan objeknya, yakni mata dengan bentuk yang dilihat, telinga dengan bunyi yang didengar dstnya… Contoh sederhana untuk penjelasan di atas, seorang anak kecil dibawa jalan-jalan oleh ibunya ke pasar, dia melihat mobil mainan yang bagus (contact), timbullah perasaan senang (feeling), karena menyenangi mainan itu, dia pun menginginkannya (craving), sedemikian kuat dia menginginkannya, sehingga dia tak mampu terlepas dari mainan itu (clinging), dan apabila dia tak dapat memilikinya, timbullah dukkha bagi dirinya. Demikianlah caranya saya memahami rangkaian hukum sebab musabab (Paticca Sampuppada) bahwa sesuatu yang timbul dikarenakan oleh sesuatu hal yang lainnya. Anda harus bijak mengenali suatu metode yang paling cocok untuk diri anda sendiri dalam mengatasi masalah-masalah anda.

Kita diajari untuk tidak memandang bentuk, bunyi, bau, cita-rasa, sentuhan, dan objek-objek pikiran sebagai “Aku”, atau juga “Diriku” dan “Milikku”. Kita dikelilingi oleh berbagai macam bentuk, berbagai macam bunyi, berbagai macam bau dll… yang dapat kita lekati. Dan apabila kita tidak cukup waspada, hal-hal itu dapat membawa dukkha bagi kita. Misalnya di kantor, ketika anda harus berhadapan dengan rekan kerja yang tak bersimpati dengan anda, atau ketika anda dimarahi pelanggan dsbnya… seketika itu juga perasaan sedih dan kecewa muncul. Bahkan sesampainya di rumah, kita masih saja berkomat-kamit tentang perlakukan yang tak menyenangkan itu. Haha…  Pernahkah anda diprasangkai melakukan sesuatu hal yang tidak pernah anda lakukan?

Menjadi seorang pegawai baru, tidak mengherankan apabila orang-orang tak dapat sepenuhnya mempercayai diri anda. Ketika itu, seorang rekan kerja kehilangan sejumlah uang yang disimpannya dalam laci. Orang-orang mulai berbisik di antara mereka dan sesekali memandang ke arah anda. Bila anda adalah orang yang diprasangkai, bagaimana anda akan bertindak? Mengundurkan diri keesokan harinya, menangis di toilet, atau mengganti uang yang hilang dengan uang anda sendiri? Hahaha… Saya tidak melakukan yang manapun juga, kecuali merenungi Dhamma. Merenungi kembali ucapan Tathagata seperti merenungi kembali nasehat seorang ayah pada anaknya, yang dapat memberinya suatu kelegaan hati. Terlebih terhadap suatu kejahatan yang tidak anda lakukan, bagaimana mungkin hati anda dapat terganggu? Continue Reading »

Berita bahagia..sgr luncur….

hasil karya dayaka sabha cetiya mahasampatti

Dapatkan segera di Perayaan Kathina 2552 T.B./2008

Cetiya Mahasampatti (Yayasan Vihara Mahasampatti) medan

Bertempat di Paramount Royal ballroom

9 Nopember 2008, jam 13.00 WIB s/d selesai

Older Posts »